ANALISIS MORAL TERHADAP CALON ANGGOTA LEGISLATIF MANTAN KORUPTOR DI PEMILU 2019

Risal, Risal (2020) ANALISIS MORAL TERHADAP CALON ANGGOTA LEGISLATIF MANTAN KORUPTOR DI PEMILU 2019. Undergraduate Thesis thesis, UIN RADEN FATAH PALEMBANG.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (307kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (248kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (764kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (116kB) | Preview

Abstract

Fenomena calon anggota legislatif mantan koruptor di Indonesia sangat menuai polemik dikarenakan masih banyak sekali para calon anggota legislatif eks koruptor yang ikut mencalonkan diri kembali di Pemilihan legislatif 2019, sehingga sangat menarik untuk diatasi dengan judul penelitian “Analisis Moral Terhadap Calon anggota Legislatif Mantan Koruptor di Pemilu 2019”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis moral terhadap calon anggota legislatif mantan koruptor di Pemilu 2019. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder.Sumber data primer berupa data buku teori moral Immanuel Kant sedangkan data sekunder data pendukung yaitu Undang-Undang Pemilu, Peraturan Komisi Pemilihan Umum, jurnal dan artikel.Yang terkait dengan fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Indonesia masih banyak sekali calon anggota legislatif mantan koruptor yang ikut kembali di Pemilihan Legislatif 2019. Peraturan Komisi Pemilihan umum yang sebelumnya tidak membolehkan calon anggota legislatif mantan koruptor mencalonkan diri. Kemudian membolehkan para mantan koruptor tersebut untuk ikut kembali mencalonkan diri di Pemilihan legislatif 2019. Disinilah keputusan pemerintah dianggap masih labil. Dalam analisis teori moral Immanuel Kant fenomena ini dianalis melalui empat prinsip yaitu, moralitas heteronom sikap tersebut didorong dari suatu partai, otonom yaitu sikap yang sadar akan latar belakang mereka sendiri, maxime formal yaitu sikap yang mempunyai visi-misi dan maxime material sikap yang sesuai bagi pemerintah bertentangan bagi masyarakat. Dengan ini terbukti 81 calon anggota legislatif mantan koruptor tidak ada yang terpilih. Karena pada awalnya masyarakat tetap berpegang teguh pada prinsip mereka bahwa calon anggota legislatif mantan koruptor tidak akan pernah terpilih.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Subjects: 300 Ilmu sosial, Sosiologi dan Antropologi > 300 Ilmu Sosial (Umum)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan > 67201 - Ilmu Politik
Depositing User: perpus perpus perpus
Date Deposited: 20 Sep 2021 06:52
Last Modified: 20 Sep 2021 06:52
URI: http://repository.radenfatah.ac.id/id/eprint/11195

Actions (login required)

View Item View Item