ANALISIS WACANA TERHADAP PEMBERITAAN KONFLIK MULTIKULTURAL TANJUNG BALAI, SUMATERA UTARA PADA HARIAN UMUM TRIBUN SUMSEL.[SKRIPSI]

WILGA EMILSON, NIM. 13530068 (2017) ANALISIS WACANA TERHADAP PEMBERITAAN KONFLIK MULTIKULTURAL TANJUNG BALAI, SUMATERA UTARA PADA HARIAN UMUM TRIBUN SUMSEL.[SKRIPSI]. Undergraduate Thesis thesis, UIN RADEN FATAH PALEMBANG.

[img]
Preview
Text
WILGA EMILSON (13530068).pdf

Download (11MB) | Preview

Abstract

Tanpa media massa, sebuah kontroversi atau konflik tak akan memiliki legitimasi. Ia hanya akan menjadi berita kecil. Dengan back up media sebuah informasi bukan hanya bisa menjadi sebuah berita biasa, namun juga bisa menjadi sebuah pembelajaran atau juga pemadam dalam sebuah konflik. Di sisi lain informasi atau pemberitaan media juga bisa menjadi api penyulut yang dapat memperluas konflik. Pemberitaan mengenai konflik multikultural yang terjadi di Tanjung Balai, Sumatera Utara merupakan satu contoh bahwa pentingnya peranan media dalam sebuah konflik. Skripsi yang berjudul “ANALISIS WACANA TERHADAP PEMBERITAAN KONFLIK MULTIKULTURAL DI TANJUNG BALAI, SUMATERA UTARA PADA HARIAN UMUM TRIBUN SUMSEL” ini bertujuan untuk melihat wacana yang ingin disampaikan oleh salah satu media cetak terbesar di Sumatera Selatan dalam memberitaan konflik yang terjadi di Tanjung Balai. Konfik Multikultural adalah sebuah konflik yang bersumber atau melibatkan minimal dua buah kultur yang berbeda. Pada zaman orde lama, konflik semacam ini biasa disebut juga dengan konflik SARA. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research) yakni penelitian yang dilakukan dengan cara menelaah, mengamati, dan menganalisis isi wacana yang terkandung dalam sebuah berita disuatu media yang dalam hal ini ialah pada Harian Umum Tribun Sumsel. serta terhadap literaturliteratur yang dianggap memenuhi syarat untuk menunjang penelitian ini dan berhubungan erat dengan permasalahan yang dibahas yakni bagaimana isi opini masyarakat terhadap berita politik yang terbit di Harian Umum Tribun Sumsel. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik kerangka teori analisis wacana Teun A van Dijk yang menganalisis data dengan menggunakan pendekatan 6 struktur yaitu struktur tematik, skematik, semantik, sintaksis, stilistik, dan retoris. Dengan 14 elemen yakni topik,skema, latar, detail, maksud, praanggapan, nominalisasi, bentuk kalimat, koherensi, kata ganti, leksikon, grafis, metafora, dan ekspresi serta data yang didapat berjumlah 4 berita yang berhubungan dengan berita konflik multikultural di Tanjung Balai. Dari penelitian ini setelah dianalisis secara garis besar, kesimpulan yang didapat adalah Harian Umum Tribun Sumsel mencoba meredam konflik yang terjadi melalui berita yang mereka muat, semua beritanya menyampaikan tenrang upaya meredam konflik. Hal ini menggambarkan posis yang dipil ih oleh Harian Umum Tribun Sumsel sebagai media pendamai, dimana fokus pemberitaan yang dipilih ialah mengenai perkembangan situasi konflik dan isu yang beredar, penekanan pada penanganan konflik dan tindak tegas untuk para pelaku, serta fokus pada solusi paska konflik. Kata Kunci: Analisis Wacana, Konflik Multikultural, Posisi Media

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Subjects: N Fine Arts > N Visual arts (General) For photography, see TR
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70202 - Jurnalistik
Depositing User: perpus perpus perpus
Date Deposited: 27 Dec 2017 03:48
Last Modified: 24 Jul 2021 00:10
URI: http://repository.radenfatah.ac.id/id/eprint/1592

Actions (login required)

View Item View Item