TINJAUAN FIQIH JINAYAT TERHADAP PELAKU ZINA MENURUT KITAB UNDANG-UNDANG SIMBUR CAHAYA

SETIAWAN, MUHAMMAD (2020) TINJAUAN FIQIH JINAYAT TERHADAP PELAKU ZINA MENURUT KITAB UNDANG-UNDANG SIMBUR CAHAYA. Undergraduate Thesis thesis, UIN RADEN FATAH PALEMBANG.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (394kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (393kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (524kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (412kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (242kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul Tinjauan Fiqih Jinayat Terhadap Pelaku Zina Menurut Kitab Undang-Undang Simbur Cahaya. Simbur Cahaya sebagai adat Kesultanan Palembang Darussalam yang pernah menjadi hukum positif di zaman Kerajaan dan Kesultanan Palembang Darussalam serta menjadi hukum adat di masa penjajahan kolonial Belanda, pada bab pertamanya yaitu adat bujang gadis dan kawin banyak sekali mengatur tentang berbagai macam tindak pidana zina beserta sanksi-sanksinya. Hal tersebut menjadikan sangat menarik untuk di teliti dengan sudut pandang kacamata hukum pidana Islam atau fiqh jinayah. Secara hukum formil dan hukum materiil, Simbur Cahaya sebagai Undang-Undang mengatur mengenai sanksi dan penerapan sanksinya kepada pelaku zina dalam konteks hukum pidana adat. Tak lepas dari hukum pidana adat pada Simbur Cahaya tersebut, secara hukum formil dan hukum materiil dapat dikaji dan ditelaah serta dianalisis dari sudut pandang kacamata hukum pidana Islam / Fiqh Jinayah. Adapun permasalahan yang diangkat dalam fokus penelitian ini yaitu : (1). Bagaimana Sanksi Pelaku Zina Oleh Pasirah (Sebagai Implementasi Kitab Undang-Undang Simbur Cahaya) ? (2). Bagaimana Tinjauan Fiqih Jinayat Terhadap Pelaku Zina Menurut Kitab Undang-Undang Simbur Cahaya ?. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian hukum yuridis normatif atau analisis kepustakaan, jenis data yang digunakan adalah data kualitatif. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari studi kepustakaan, yang kemudian diolah dan dianalisis secara konten analisis guna mendapatkan suatu kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa secara hukum materiil sanksi adat pada tindak pidana zina dalam Simbur Cahaya yaitu berupa sanksi denda dengan jumlah tertentu di samping juga adanya sanksi di kawinkan dan sanksi mbasuh dusun, untuk zina muhsan diterapkan sanksi denda dan sanksi mbasuh dusun sedangkan untuk zina gair muhsan diterapkan sanksi denda dan sanksi dikawinkan. Sedangkan penerapan secara hukum formil nampaknya lebih mendekati kepada bentuk peradilan yang berlaku saat ini, hanya saja terdapat beberapa perbedaan dalam proses peradilan adat tersebut. Setelah di telaah dengan Fiqih Jinayat secara hukum materiil sanksi jarimah zina di Simbur Cahaya yaitu sanksi denda, sanksi dikawinkan, dan sanksi mbasuh dusun tersebut belum sesuai dengan Fiqih Jinayat secara tekstual, yang mana sanksi jarimah zina tergolong dalam jarimah hudud yaitu berupa hukuman cambuk dan diasingkan untuk zina gair muhson dan hukuman rajam untuk zina muhson, namun dalam perspektif maqashid al-syari’ah hukuman denda, dikawinkan, dan mbasuh dusun pada jarimah zina dalam Simbur Cahaya secara kontekstual tidak bertentangan dengan Fiqih Jinayat serta tergolong dalam jarimah ta’zir yaitu jenis ta’zir garamah (ta’zir denda). Sedangkan tinjauan Fiqih Jinayat secara hukum formil atau sistem peradilan adat pada Simbur Cahaya tidaklah bertentangan dengan hukum Islam walaupun sedikit berbeda dalam prosesnya dengan peradilan jinayat di masa Rasulullah SAW karena di dalam hukum pidana Islam tidak terlalu ditekankan bentuk yang baku mengenai hukum formil atau sistem peradilan jinayat itu sendiri. Penelitian ini memiliki kontribusi terhadap bidang keilmuan yang bersifat syari’ah pada hukum pidana Islam secara kajian teoritis dan dapat dikembangkan dalam hukum positif sebagai kajian praktis.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Subjects: ?? Hukum-Pidana-Islam ??
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74231 - Hukum Pidana Islam (Jinayah)
Depositing User: perpus perpus perpus
Date Deposited: 18 Oct 2021 04:30
Last Modified: 18 Oct 2021 04:30
URI: http://repository.radenfatah.ac.id/id/eprint/16766

Actions (login required)

View Item View Item