APLIKASI PERINTAH PEMBAYARAN MAHAR DALAM QUR’AN SURAH AN-NISA’ AYAT 24-25 PADA TRADISI PENYERAHAN PINTAAN DI DESA SUKARAJA KABUPATEN PALI DARI GREAT TRADITION KE LITLE TRADITION

MEDY, CHIKITA (2020) APLIKASI PERINTAH PEMBAYARAN MAHAR DALAM QUR’AN SURAH AN-NISA’ AYAT 24-25 PADA TRADISI PENYERAHAN PINTAAN DI DESA SUKARAJA KABUPATEN PALI DARI GREAT TRADITION KE LITLE TRADITION. Undergraduate Thesis thesis, UIN RADEN FATAH PALEMBANG.

[img]
Preview
Text
BAB I. SKRIPSI CK_compressed.pdf

Download (493kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II. SKRIPSI-dikonversi.pdf

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III. SKRIPSI-dikonversi.pdf

Download (283kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV. SKRIPSI_compressed.pdf

Download (198kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V. SKRIPSI.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul “Aplikasi Perintah Pembayaran Mahar Dalam Qur‟an Surah An-Nisa‟ Ayat 24-25 Pada Tradisi Penyerahan Pintaan Di Desa Sukaraja Kabupaten PALI Dari Great Tradition Ke Litle Tradition”. Latar belakang dalam penelitian ini bahwa dalam kepesatan masyarakat menuju ke arah negara maju, masih ada wujud kekeliruan antara syariat agama dan adat istiadat yang menjadi pegangan kuat dalam kehidupan masyarakat Sukaraja umumnya. Bahkan, ada pepatah mengatakan “biar mati anak, jangan mati adat. Ini menggambarkan betapa dalam suatu adat istiadat mendahului kepentingan lain dalam hidup. Dalam masyarakat Sukaraja adat istiadat masih diamalkan di antaranya dalam pernikahan yakni kewajiban memberikan uang pintaan sebagimana kewajiaban membayar mahar. Islam bukanlah sebagai agama yang menghapuskan adat istiadat sesuatu bangsa ataupun kaum jika bangsa ataupun kaum itu memilih Islam sebagai agamanya. Hal ini karena, antara faktor penyebab agama Islam berkembang di berbagai bangsa dan negeri adalah karena Islam tidak menghapuskan adat istiadat ataupun budaya suatu bangsa selagi ia tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam. Dalam skripsi ini peneliti menggunakan kajian Living Qur‟an yaitu suatu kajian keilmuan dalam Al-Qur‟an yang melihat fenomena sosial yang berupa adanya Al-Qur‟an yang hidup ditengah masyarakat muslim. Dari penjelasan diatas diperoleh rumusan masalah yaitu: pertama Bagaimanakah konsep pernikahan dalam Al-Qur‟an surah An-Nisa‟ ayat 24-25. Kedua bagaimanakah adat istiadat pernikahan di Desa Sukaraja Kecamatan Penukal Kabupaten PALI. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (fiel research). Adapun jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dengan sumber data yang data primer berupa informasi dari masyarakat Sukaraja kabupaten PALI, dan data sekunder berupa pihak-pihak lain seperti hasil penelitian, buku, majala, jurnal dll. Teknik penggumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah deskripsi eksplansi. Pada penelitian ini menemukan latar belakang perubahan tradisi kewajiban memberikan uang pintaan sebagaimana kewajiban memberikan mahar dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu, Menilai bahwa jumlah uang pintaan yang diberikan mengikuti level pengantin perempuan, di pengaruhi oleh strata pendidikan dan strata sosial dari pihak keluarga pengantin perempuan pada masyarakat Sukaraja.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Subjects: ?? BL ??
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam > 76231 - Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (S1)
Depositing User: perpus perpus perpus
Date Deposited: 18 Oct 2021 06:43
Last Modified: 18 Oct 2021 06:43
URI: http://repository.radenfatah.ac.id/id/eprint/16946

Actions (login required)

View Item View Item