ANALISIS HUKUM KELUARGA ISLAM TERHADAP PEMENUHAN HAK NAFKAH ANAK AKIBAT PERCERAIAN DI LUAR PENGADILAN AGAMA (Studi di Desa Giri Mulya Kecamatan Lahat)

Putri, Yuliana (2025) ANALISIS HUKUM KELUARGA ISLAM TERHADAP PEMENUHAN HAK NAFKAH ANAK AKIBAT PERCERAIAN DI LUAR PENGADILAN AGAMA (Studi di Desa Giri Mulya Kecamatan Lahat). Undergraduate Thesis thesis, UIN RADEN FATAH PALEMBANG.

[img] Text
COVER.pdf

Download (170kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (201kB)
[img] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (381kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 11.pdf
Restricted to Registered users only

Download (419kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 111.pdf
Restricted to Registered users only

Download (443kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (318kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (160kB) | Request a copy
[img] Text
DAPUS.pdf

Download (252kB)

Abstract

ABSTRAK Perceraian di Luar Pengadilan seringkali menjadi titik rentan yang membutuhkan perlindungan yang tepat .Terjadinya perceraian tidak menghapus tanggung jawab ayah untuk terus menafkahi anak-anaknya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemenuhan hak nafkah anak akibat perceraian di luar Pengadilan di Desa Giri Mulya Kecamatan Lahat dan menganalisis menurut Hukum Keluarga Islam terhadap pemenuhan hak nafkah anak akibat perceraian di luar pengadilan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Sumber data yang digunakan adalah sumber primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data yakni dengan wawancara, studi Pustaka dan dokumentasi. Sementara analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu menganalisis, menguraikan dan menjelaskan dengan bahasa yang luas tanpa mengubah bahasa dari hasil wawancara tersebut sehingga menghasilkan sebuah kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemenuhan nafkah anak setelah perceraian di Desa Giri Mulya tidak terpenuhi dengan baik. Sehingga pihak ibu yang harus menanggung seluruh biaya untuk kebutuhan sehari-hari dan pendidikan anak, tanpa adanya bantuan nafkah dari mantan suami dengan berbagai alasan. Analisis hukum keluarga islam terhadap pemenuhan hak nafkah anak pasca perceraian di Desa Giri Mulya yang memenuhi biaya nafkah anak adalah ibu. Hal ini tidak sesuai dengan teori undang-undang perkawinan, maupun fiqh dan jelas di atur dalam Kompilasi Hukum Islam Perkawinan tentang Pemeliharaan Anak. Kata Kunci: Perceraian, Hak Nafkah Anak, Pengadilan Agama

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Perceraian, Hak Nafkah Anak, Pengadilan Agama
Subjects: Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74230 - Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah)
Depositing User: Yuliana putri 2010101025
Date Deposited: 10 Mar 2025 03:30
Last Modified: 10 Mar 2025 03:30
URI: http://repository.radenfatah.ac.id/id/eprint/44986

Actions (login required)

View Item View Item