TINJAUAN HUKUM EKONOMI ISLAM TERHADAP DANA TA’ZIR DAN TAD’WIDTH DI BMT SURYA BAROKAH PALEMBANG

UNIAR SISKARIA, NIM. 14170182 (2019) TINJAUAN HUKUM EKONOMI ISLAM TERHADAP DANA TA’ZIR DAN TAD’WIDTH DI BMT SURYA BAROKAH PALEMBANG. Diploma thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN FATAH.

[img]
Preview
Text
HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (779kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB KESIMPULAN DAN SARAN.pdf

Download (294kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN-LAMPIRAN KARYA ILMIAH.pdf

Download (315kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul “Tinjauan Hukum Ekonomi Islam Terhadap Dana Ta‟zir dan Ta‟widh di BMT Surya Barokah Palembang”. Gagal bayar merupakan masalah yang sering dialami dan resiko bagi sebuah lembaga keuangan baik itu yang berasaskan syariat Islam atau konvensional. Dalam mengendalikan resiko yang gagal bayar atau menunda-nunda pembayaran maka lembaga keuangan tersebut akan menerapkan denda yang dikenal dengan ta’zir dan meminta ganti rugi atau ta’widh. Permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan dana ta‟zir dan ta‟widh dan bagaimana tinjauan Hukum Ekonomi Islam terhadap penerapan dana ta‟zir dan ta‟widh di BMT Surya Barokah Palembang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian yang bersifat lapangan. Metode penelitian yang dipakai dalam mengumpulkan data penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dimana peneliti melakukan pengamatan secara langsung terhadap objek penelitian dan mengumpulkan data-data yang berkaitan untuk dijadikan data yang dapat menunjang penelitian ini. Metode kualitatif merupakan metode yang berusaha menggambarkan dan menginterpelasi objek sesuai dengan apa adanya dalam hal ini bagaimana BMT Surya Barokah Palembang menerapkan ta’zir dan ta’widh di tinjau dari hukum Ekonomi Islam. Adapun hasil dari penelitian ini adalah dana ta‟zir diberikan kepada anggota yang mampu membayar tetapi menunda-nunda pembayaran dengan disengaja. Sedangkan ta‟widh hanya boleh dikenakan atas pihak yang dengan sengaja atau karena kelalaian melakukan sesuatu yang menyimpang dari ketentuan akad dan menimbulkan kerugian pada pihak lain. Tinjauan Hukum Ekonomi Islam terhadap penerapan dana ta‟zir dan ta‟widh di BMT Surya Barokah Palembang, yaitu jika karena anggota dalam keadaan mampu dan lalai dalam membayar maka ditinjau dari ekonomi Islam ta‟zir dan ta‟widh dibolehkan, adapun bagi anggota yang menunda pembayaran karena dalam keadaan yang tidak mampu maka Ekonomi Islam menyarankan untuk menundanya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: perpus perpus perpus
Date Deposited: 12 Sep 2019 04:14
Last Modified: 12 Sep 2019 04:21
URI: http://repository.radenfatah.ac.id/id/eprint/4505

Actions (login required)

View Item View Item