Nurlita Sari, Triya (2025) Nilai-Nilai Religius Dalam Film "Siksa Neraka" (Analisis Semiotika Charles Sanders Pierce). Undergraduate Thesis thesis, UIN Raden Fatah Palembang.
![]() |
Text
Cover.pdf Download (281kB) |
![]() |
Text
Abstrak.pdf Download (282kB) |
![]() |
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (500kB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (463kB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (387kB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (287kB) | Request a copy |
![]() |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (423kB) |
Abstract
Sejak tahun 1970 film horor Indonesia menggunakan simbol-simbol keagamaan dalam bentuk pemimpin agama dan penggunaan ayat Al-Qur’an sebagai ciri khas. Namun semakin ke sini film horor yang mengangkat unsur religi sebenarnya melakukan penyalahgunaan unsur agama. Hal ini dapat menjadi penyimpangan dari nilai-nilai religius. Nilai religius pada dasarnya mencakup keyakinan, ibadah, sikap, dan perilaku yang sejalan dengan ajaran agama islam, yang mana seharusnya film religi menampilkan hal tersebut. Metode Penelitian yang digunakan yakni library research atau studi kepustakaan untuk mendapatkan sumber informasi baik dari buku, jurnal, dan hasil penelitian sebelumnya yang berguna untuk mendukung penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film “Siksa Neraka” berhasil merepresentasikan nilai-nilai religius sebagaimana dijelaskan oleh Harun Nasution. Nilai religius berupa meyakini kekuatan gaib tercermin melalui adegan sholat, doa, dan membaca Al-Qur`an. Adegan penyiksaan di neraka menggambarkan konsekuensi bagi pelanggar larangan Allah, yang mengajarkan pentingnya hubungan baik dengan-Nya demi kesejahteraan dunia dan akhirat hal ini sejalan dengan nilai religius meyakini adanya kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat karena hubungan baik dengan Allah. Sikap empati, tolong-menolong, rasa takut, dan cinta kepada Allah mencerminkan adanya perasaan emosional terhadap agama yang dapat diteladani dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penyebaran dan penerapan ilmu agama menunjukkan pemahaman akan nilai religius adanya ilmu pengetahuan tentang ajaran-ajaranyang dapat meyakini keberadaan Allah SWT. Dan berdasarkan model triadic Charles Sander Pierce ada tiga elemen yang membantu menganalisis film yaitu representant menganalisis visual, simbolik dan audio. Objek berupa adegan yang memiliki nilai religius, dan interpretan sebagai sebuah pemahaman seseorang ketika menemukan representant dari objek atau adegan film. Kata Kunci: Nilai Religius, Semiotika Charles Sanders Pierce, Film
Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Nilai Religius, Semiotika Charles Sanders Pierce, Film |
Subjects: | 200 Agama > 297 Islam > 2x1 Al-Quran dan Ilmu Terkait Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam |
Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70233 - Komunikasi dan Penyiaran Islam |
Depositing User: | Triya Nurlita Sari 2110501017 |
Date Deposited: | 20 Mar 2025 05:01 |
Last Modified: | 20 Mar 2025 05:01 |
URI: | http://repository.radenfatah.ac.id/id/eprint/45324 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |