Herlina, Herlina and Alfida, Alfida and Maryam, Siti and Hamdani, Fadhilatul (2023) Laporan Akademik Hasil Penelitian Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi; Visualisasi Bibliometrika Publikasi Digital dan Kebijakan Perguruan Tinggi Tentang Moderasi Beragama Pada Tahun 2014-2023 di Indonesia. Technical Report. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Palembang.
![]() |
Text
Laporan Akademik -Hasil Penelitian Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi - Visualisasi Bibliometrik & Kebijakan Moderasi Beragama -SKB-2 (Herlina dkk.).pdf Download (5MB) |
Abstract
Kebijakan terkait moderasi beragama telah dicanangkan oleh Kementerian Agama RI sejak beberapa tahun lalu. Kebijakan ini memperoleh tanggapan dan respon dari berbagai kalangan, terutama dari para akademisi. Bagi para akademisi, upaya untuk merespon suatu kebijakan biasanya dituangkan dalam bentuk tulisan atau publikasi dan juga penelitian yang kemudian menghasilkan publikasi dalam berbagai bentuk, seperti artikel, laporan penelitian, buku, book chapter, paper, prosiding, opini, dsb., yang sebagian besar saat ini dipublikasikan secara digital. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisa publikasi digital tentang moderasi beragama tersebut dengan metode bibliometric (bibliomterika). Adapun tujuan penelitian ini adalah: (1) menganalisis dan menjelaskan visualisasi peta publikasi terkait moderasi beragama yang ditulis oleh para akademisi di lima perguruan tinggi keagamaan Islam yaitu UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Raden Fatah Palembang, dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Visualiasi Pemetaan meliputi aspek tema yang dibahas dan jenis publikasi, produktivitas penulis, lembaga afiliasi atau perguruan tinggi dari penulis, dan hubungan antar publikasi serta hubungan (kolaborasi) antar penulis tentang moderasi beragama. (2) menganalisis dan menjelaskan peran perguruan tinggi dalam mendukung terwujudnya sikap moderasi beragama yang sekaligus mendorong para akademisi atau sivitas akademika dalam melahirkan berbagai karya atau publikasi terkait moderasi beragama tersebut. Hasil penelitian ini adalah: pertama, Jumlah total publikasi terkait moderasi beragama dari lima UIN yang diteliti adalah 827 judul, relative sedikit jika dibanding dengan publikasi tema lainnya. Persentase publikasi tersebut berkisar 0,24% hingga 0,69%, dengan persentase terendah di UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan persentase tertinggi di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kedua, pertumbuhan publikasi digital tentang moderasi beragama di Indonesia dalam kurun waktu tersebut menunjukkan tren positif, karena meningkat dari tahun ke tahun, dan puncaknya terjadi pada tahun 2022. Ini menandakan bahwa isu moderasi beragama semakin mendapat perhatian dalam penelitian dan publikasi di berbagai PTKI di Indonesia. Ketiga, Analisis berdasarkan subjek menunjukkan adanya keragaman topik yang terkait dengan moderasi beragama, dua yang signifikan adalah "Toleransi" dan "Toleransi Beragama" dengan jumlah dokumen yang cukup tinggi. Ini mencerminkan pentingnya toleransi dalam konteks moderasi beragama. Subjek lain seperti "Kerukunan Antar Umat Beragama," "Kerukunan Beragama," dan "Moderasi Beragama" juga muncul dengan jumlah dokumen yang cukup signifikan. Melalui visualisasi bibliometrika, dapat dilihat bahwa moderasi beragama menjadi fokus utama dalam literatur yang dianalisis. Kata kunci yang sering muncul dalam konteks ini adalah "Moderasi Beragama," "Toleransi," dan "Pluralisme." Hal ini mengindikasikan bahwa moderasi beragama sering kali dikaitkan dengan nilai-nilai toleransi dan pluralisme. Beberapa konsep terkait lainnya termasuk "kerukunan antar umat beragama" dan "deradikalisasi." Keempat, Analisis Co-Authorship mengungkapkan beberapa penulis produktif telah terlibat dalam penelitian dan publikasi terkait moderasi beragama, namun tingkat kolaborasi antara penulis-penulis ini masih perlu ditingkatkan. Dengan kolaborasi yang lebih kuat, peneliti dan praktisi dapat menghasilkan penelitian yang lebih komprehensif dan berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang moderasi beragama. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa moderasi beragama adalah topik yang penting dalam literatur akademik di berbagai PTKI (UIN) di Indonesia, dan penelitian tentang topik ini semakin berkembang. Toleransi dan pluralisme juga menjadi tema utama dalam konteks moderasi beragama, dan kolaborasi antara penulis dapat menjadi kunci dalam mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang isu-isu ini. Temuan kelima, terkait peran PTKIN dalam implementasi moderasi beragama, menunjukkan bahwa semua UIN yang diteliti telah mendukung dan mengimplementasikan nilai-nilai moderasi beragama, hal ini selaras dengan ketentuan dari Kementrian Agama RI melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor B-3663.1/Dj.I/BA.02/10/2019 tertanggal 29 Oktober 2019 tentang Edaran Rumah Moderasi Beragama. Implementasi kebijakan moderasi ini dilakukan melalui program-program yang dirancang dan yang sudah dijalankan oleh masing-masing UIN baik dalam aktivitas perkuliahan seperti mewujudkan moderasi beragama menjadi mata kuliah (UIN Sunan Gunung Djati Bandung), sedangkan UIN lainnya penyisipan topik moderasi ke dalam mata kuliah yang sesuai. Program lain yang sudah berjalan di lima PTKI adalah kegiatan KKN dengan tema moderasi beragama dan juga kegiatan sosialiasi topik moderasi beragama dalam kegiatan PBAK mahasiwa baru. Dalam upaya mempromosikan/mensosialisasikan moderasi beragama melalui publikasi telah dilakukan penerbitan tercetak maupun publikasi digital. Dari kelima Rumah Moderasi PTKIN baru Rumah Moderasi Beragama (RMB) UIN Sunan Gunung Djati yang telah berhasil menerbitkan buku-buku khusus tentang moderasi beragama. Empat universitas Islam lainnya yaitu UIN Ar-Ranisry Banda Aceh, UIN Raden Fatah Palembang, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memang belum melakukan publikasi tersendiri terkait moderasi ini, tetapi umumnya mereka telah memberi dorongan, masukan dan saran terkait pentingnya publikasi tentang moderasi ini sebagai bagian dari kebijakan universitas, misalnya dengan menjadikan tema moderasi sebagai tema penting dalam road map penelitian. Peranan penting lainnya adalah bahwa kelima PTKI sudah memfasilitasi dialog-dialog antar agama dan diskusi terbuka untuk menciptakan lingkungan kampus yang inklusif dan menghargai keragaman agama, baik secara langsung dalam pembelajaran di kampus, juga dengan pihak forum antar agama dari luar kampus, seperti melakukan kerjasama dengan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) di daerahnya masing masing.
Item Type: | Monograph (Technical Report) |
---|---|
Subjects: | 000 Komputer, Informasi, dan Referensi Umum > Bibliografi 000 Komputer, Informasi, dan Referensi Umum > Media Massa, Jurnalisme, Publikasi Adab dan Humaniora > Ilmu Perpustakaan |
Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > 71401 - Ilmu Perpustakaan |
Depositing User: | UPT Perpustakaan Pusat |
Date Deposited: | 25 Mar 2025 10:42 |
Last Modified: | 25 Mar 2025 10:42 |
URI: | http://repository.radenfatah.ac.id/id/eprint/45428 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |