RESPONS ULAMA TERHADAP FENOMENA DUTA KAYUAGUNG

Fitriah, FITRIAH, (2020) RESPONS ULAMA TERHADAP FENOMENA DUTA KAYUAGUNG. Masters thesis, UIN RADEN FATAH PALEMBANG.

[img]
Preview
Text
FITRIAH.pdf

Download (421kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Pada era awal tahun 60-an kota Kayuagung yang merupakan ibukota Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sangat terkenal dengan julukannya sebagai daerah Alquran karena kota ini banyak sekali melahirkan para qari dan tahfidz. Seiring perkembangannya waktu, julukan tersebut akhirnya mengalami pergeseran. Kayuagung yang tadinya dikenal dengan daerah Alquran yang banyak menciptakan kader-kader hafizh dan qari’ berubah image menjadi daerah pengekspor Duta atau bandit luar negeri yang kerjanya tentu saja berhubungan dengan dunia kriminalitas, seperti mencopet, mencuri dan menjambret. Kendati menurut pandangan ajaran agama Islam, tindakan dan perilaku para duta ini tergolong ke dalam perbuatan yang dilarang dan bertentangan dengan aturan-aturan yang ada di dalam nash al-Quran dan Hadits, namun kenyataannya dalam realita sosial, banyak fenomena religius yang turut mewarnai dan melengkapi eksistensinya sebagai pelaku kriminal sekaligus sebagai seorang muslim yang taat menjalankan agamanya. Beberapa di antaranya adalah ketika seorang duta akan berangkat ke negara tujuannya, mereka selalu mengadakan acara yasinan yang diadakan oleh keluarganya dengan mengundang masyarakat kampung atau mendatangi seorang kyai untuk didoakan. Kemudian setelah kembali ke kampung halaman hasil yang diperoleh, sebagiannya disumbangkan ke berbagai tempat seperti pembangunan masjid, panti asuhan, kegiatan keagamaan dan lain sebagainya. Fenomena ini tentunya menimbulkan pertanyaan dan asumsi bagi kita terhadap peran dan tugas dari para kontrol sosial yang dalam hal ini adalah para pemuka agama atau alim ulama. Peran pemuka agama baik sebagai ulama maupun sebagai elite sosial tentu sangat bertentangan dengan profesi yang dilakukan oleh kelompok duta yang berada di dalam masyarakat Kayuagung ini. Rentetan panjang cerita mengenai fenomena eksistensi duta kayuagung yang masih aktual hingga saat ini, tentunya mempertanyakan sejauh mana peran dan tugas yang telah dijalankan oleh para alim ulama dalam merespons keeksisan para duta ini. Beberapa hal tersebut di atas mendorong penulis untuk meneliti lebih lanjut tentang “Respons Ulama Terhadap Fenomena Duta Kayuagung” Penelitian ini akan menjawab rumusan masalah tentang faktor apa yang melatarbelakangi adanya Fenomena Duta Kayuagung, bagaimana fenomena sosial keagamaan Duta Kayuagung, dan bagaimana respons ulama terhadap fenomena Duta Kayuagung. Dalam menjawab masalah ini penulis menggunakan penelitian lapangan, yaitu melakukan wawancara terhadap beberapa narasumber mengenai respons ulama terhadap fenomena Duta Kayuagung, serta studi kepustakaan yaitu dengan melakukan penelitian terhadap literatur yang berkaitan dengan kriminalitas. Dalam membahas masalah ini, penulis menggunakan metode deskriftif analitik, yaitu memaparkan secara jelas atas fenomena yang terjadi di lapangan. Selanjutnya dilakukan analisis menggunakan metode pendekatan content analisys, yakni memahami secara mendalam isi yang terkandung dari berbagai informasi yang diperoleh di lapangan dan dalam penguraiannya akan diselingi kasus-kasus tertentu kemudian diinterpretasikan atau sebaliknya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa respons ulama terhadap fenomena duta Kayuagung dinilai wajar secara sosial. Kendati profesi menjadi duta sangat bertentangan menurut ajaran Islam, namun para tokoh agama dapat menerima kehadirannya dengan berbagai alasan. Dalam kehidupan sehari-hari, kelompok duta cukup dekat dengan para tokoh agama. Hal ini dikarenakan terdapat hubungan simbiosisme antara ulama dan duta, yang ditandai dengan adanya patron-client dari ulama terhadap duta, mulai dari awal keberangkatan sang duta ke luar negeri hingga kepulangannya ke kampung halaman, Kendati kedekatan ini merupakan salah satu upaya dari para ulama untuk berdakwah secara persuasif, namun pada akhirnya kedekatan mereka mengkaburkan upaya dakwah sejatinya.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: PRODI SEJARAH PERADABAN ISLAM (S2) TH. 2012
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Depositing User: PPS Pasca Sarjana
Date Deposited: 14 Jan 2020 07:52
Last Modified: 14 Jan 2020 07:52
URI: http://repository.radenfatah.ac.id/id/eprint/5619

Actions (login required)

View Item View Item