MANAJEMEN ZAKAT PADA BADAN AMIL ZAKAT SEBERANG ULU I DAN ILIR TIMUR II

Maryati, TITIN (2013) MANAJEMEN ZAKAT PADA BADAN AMIL ZAKAT SEBERANG ULU I DAN ILIR TIMUR II. Masters thesis, UIN RADEN FATAH PALEMBANG.

[img] Text
TITIN.pdf

Download (391kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan Mengetahui Manajemen Zakat pada BAZ SU I dan BAZ IT II dan mengetahui hambatan dalam penerapan Manajemen Zakat pada BAZ SU I dan BAZ IT II, penelitian diharapkan dimanfaatkan sebagai acuan oleh BAZ yang lain, dapat dimanfaatkan oleh lembaga tertentu seperti Kementerian Agama, MUI dalam mengambil kebijakan terkait persoalan zakat atau sebagai pedoman dalam membentuk dan memberdayakan zakat sebagai penunjang ekonomi masyarakat khususnya BAZ yang ada di KUA. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara (interview), penulis mewawancarai pengurus yang penulis anggap mewakili untuk mendapatkan data yang relevan dengan penelitian, sumber data lain adalah dokumentasi yang diterbitkan Lembaga BAZ SU I dan BAZ IT II Palembang. Seluruh data yang terkumpul dikelompokkan berdasarkan pokok masalah, kemudian diklasifikasi lalu dianalisa, fokus analisanya berpedoman pada manajemen. Dari penelitian ditemukan Manajemen Zakat pada BAZ SU I dan BAZ IT II mengunakan manajemen modern meliputi: sosialisasi, memberikan pedoman penghitungan zakat kepada masyarakat, dan silaturahmi ke rumah masyarakat untuk memastikan pengeluaran zakat (jemput bola). Perbandingan Manajemen zakat BAZ SU I dan BAZ IT II adalah : 1. Pengurus Badan Amil Zakat Seberang Ulu I memahami ketika seorang muzakki menyerahkan zakatnya pada lembaga maka pengelolaan zakat sepenuhnya adalah kebijakan lembaga. Dana zakat yang terkumpul inilah digunakan pengurus untuk dijadikan sebagai zakat konsumtif dan dana bergulir (zakat produktif). Pengurus Badan Amil Zakat Seberang Ulu I hanya konsen menerima zakat dan tidak intens dalam infaq dan shodaqoh karena dalam pemahaman pengurus lembaga ini adalah lembaga yang khusus mengelola zakat. 2. Pengurus BAZ IT II mendistribusikan seluruh dana yang terkumpul dari muzakki untuk zakat konsumtif, untuk dana bergulir dari infaq dan shadaqoh serta sumbangan dari walikota Palembang. Secara umum kedua lembaga ini memiliki kesamaan yakni mengeluarkan zakat konsumtif dan zakat produktif, perbedaannya adalah pada zakat konsumtif setiap tahunnya BAZ SU I mengeluarkan zakat konsumtif untuk 300 orang meliputi delapan asnap, sedangkan BAZ IT II mengeluarkan zakat konsumtif setiap tahunnya berkisar dari 50 sampai 100 orang meliputi delapan asnap.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: EKONOMI SYARIAH (S2)
Uncontrolled Keywords: Zakat dan Badan Amil Zakat
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Depositing User: PPS Pasca Sarjana
Date Deposited: 04 Mar 2020 03:24
Last Modified: 04 Mar 2020 03:24
URI: http://repository.radenfatah.ac.id/id/eprint/6592

Actions (login required)

View Item View Item