PERANAN MASYARAKAT TIONGHOA MUSLIM PADA MASA KOLONIAL BELANDA DI PALEMBANG ABAD KE-19

CELSI ANGGELA, WELA (2020) PERANAN MASYARAKAT TIONGHOA MUSLIM PADA MASA KOLONIAL BELANDA DI PALEMBANG ABAD KE-19. Other thesis, UIN Raden Fatah Palembang.

[img]
Preview
Text
skripsi BAB I.pdf

Download (743kB) | Preview
[img]
Preview
Text
skripsi BAB II.pdf

Download (205kB) | Preview
[img]
Preview
Text
skripsi BAB III.pdf

Download (487kB) | Preview
[img]
Preview
Text
skripsi BAB IV.pdf

Download (400kB) | Preview
[img]
Preview
Text
skripsi BAB V.pdf

Download (403kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan rangkaian sejarah dari peranan masyarakat Tionghoa Muslim pada masa Kolonial Belanda abad ke-19 di Palembang. Penulis mencoba meneliti persoalan ini karena seperti yang kita ketahui banyak masyarakat di Indonesia terutama di Palembang beranggapan bahwa Masyarakat Tionghoa ini hanya berwajah Konghucu, Budha Kristen, Taoisme akan tetapi pada kenyataannya masyarakat Tionghoa Ini ada juga yang berwajah Muslim dan tentunya ikut andil dalam menyebarkan agama Islam, serta membela tanah air dari penjajahan bangsa Eropa. Kebanyakan apa yang sudah dijelaskan dalam berbagai buku sejarah hanya Sejarah kedatangan masyarakat Tionghoa saja karena alasan berbagai faktor, peneliti mencoba untuk meneliti hal lain dari Masyarakat Tionghoa Muslim. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah yang melalui tahapan-tahapan normatifnya, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi sebagai landasan yang dijadikan dalam penelitian ini. Peneliti merujuk pada sumber-sumber primer dan sekunder dari buku-buku sejarah yang ada. Peneliti juga melihat beberapa artikel yang terkait yang ada di internet untuk dicocokkan dengan data sejarah yang sudah peneliti temukan. Untuk menelaah dari beberapa sumber yang sudah ditemukan, penulis membaca, mencatat dan menyeleksi temuantemuan tersebut. Data diolah secara deskriptif kualitatif dengan mengacu pada teori struktural fungsional dan teori peranan sebab Masyarakat Tionghoa Muslim ikut berperan dalam penyebaran agama Islam di Palembang. Dari hasil penelitian yang dilakukan, maka peneliti menemukan beberapa tokoh maupun ulama Masyarakat Tionghoa Muslim yang berperan pada masa Kolonial Belanda abad ke-19 di Palembang antara lain: Kiyai Mas Husin (YuChien) sebagai bendahara kesultanan dan perancang pembangunan kota kesultanan Palembang (1740 M/ 1153 H), Baba Yu-Chien kemudian memiliki anak bernama Muhammad Najib I yang bergelar Kiyai Demang Jayosepuh Wiraguno yang menjabat sebagai menteri pada masa Sultan Ahmad Najamuddin, Baba Muhammad Najib I mempunyai seorang Putera bernama Baba Abdul Khalik, Beliau menjabat sebagai Tiku pada masa Sultan Mahmud Badaruddin I yang diberi gelar Kiyai Demang Wiralaksono, setelah beliau wafat digantikanlah oleh anak beliau yang bernama Baba Balqiyah dan Baba Mas’ud, mereka ikut berperan dalam melawan Kolonial Belanda dan menenggelamkan kapal pesiar milik Belanda di Muara Sungai Ogan Palembang. Setelah mereka meninggal digantikanlah perannya oleh Baba Muhammad Najib II atau Kiyai Demang Jayalaksana yang merupakan tokoh penting dalam pembangunan masjid Agung Palembang di masa Sultan Mahmud Badaruddin II (1724 M/ 1137 H) beliau memotori pencetakan Al-Quran secara Massal. Tujuannya untuk menjaga jati diri bangsa Melayu yang mayoritas Islam dari bangsa penjajah Belanda.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 300 Ilmu sosial, Sosiologi dan Antropologi > 300 Ilmu Sosial (Umum)
?? HM ??
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Humanities
Depositing User: perpus perpus perpus
Date Deposited: 26 Nov 2020 02:20
Last Modified: 26 Nov 2020 02:20
URI: http://repository.radenfatah.ac.id/id/eprint/7921

Actions (login required)

View Item View Item