PEMIKIRAN BUYA HAMKA TENTANG ETIKA POLITIK

SAMMIR, AHMAD (2020) PEMIKIRAN BUYA HAMKA TENTANG ETIKA POLITIK. Other thesis, UIN RADEN FATAH PALEMBANG.

[img]
Preview
Text
cover ++.pdf

Download (287kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 1.pdf

Download (190kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 5.pdf

Download (167kB) | Preview

Abstract

Problematika moral dalam kehidupan politik saat ini telah menjelma menjadi permasalahan bersama yang patut mendapatkan perhatian. Ketimpangan sosial yang muncul di masyarakat menunjukkan dekadensi moral politik dalam kaitannya dengan tujuan, sarana dan aksi politik. Kasus korupsi, kolusi, nepotisme dan fenomena ketidakadilan sangat mudah dijumpai dalam pemerintahan Indonesia. Problemproblem semacam ini kemudian menimbulkan pertanyaan apa problem dasar yang melatarbelakangi permasalahan-permasalahan tersebut. Setelah dikaji dan diperhatikan lebih dalam, permasalahan-permasalahan tersebut berhulu pada kebobrokan moral yang saat ini sudah terjadi di semua lini kehidupan. Buya Hamka sebagai sosok sejarawan, budayawan sekaligus ulama’ telah mewanti-wanti bahwasannya kerusakan moral adalah awal dari segala kehancuran. Buya Hamka bukanlah sosok yang asing di kalangan Bangsa Indonesia. Sosok yang dikenal tidak pernah selesai mengenyam pendidikan formal namun menjadi sosok idola dan ulama panutan semasa hidupnya. Oleh karenanya dalam skripsi ini peneliti berusaha mengkaji pemikiran Buya Hamka sejauh tentang persoalan etika politik. Tujuannya adalah untuk menyingkap refleksi filosofis Buya Hamka dalam memahami AlQur’an dan As-Sunnah yang terkait etika politik di dalam Islam. Model penelitian skripsi ini termasuk penelitian kualitatif atau library research. Data primer yang digunakan diambil dari tulisan-tulisan orisinil Buya Hamka dan dipadukan dengan data sekunder dari penelitian lain yang terkait dengan pemikiran Buya Hamka. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskripsi, intepretasi, komparasi dengan pemikiran tokoh lain dan kesinambungan historis. Hasil analisis yang didapat menunjukkan bahwa Buya Hamka sangat intens dalam menekankan pentingnya moral politik dalam semua aspek kehidupan politik. Buya Hamka mewajibkan sesorang pemimpin harus sehat dan memiliki ilmu pemerintahan yang mumpuni. Tujuan politik pemerintahan dalam Islam adalah keadilan dengan berdasarkan Al-Qur’an, Sunnah Nabi dan musyawarah mufakat. Persoalan politik adalah urusan duniawi dan Allah menyerahkan urusan tersebut kepada manusia sendiri untuk menyelesaikannya dalam batasan yang sudah ditetapkan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa Buya Hamka mengandaikan sebuah politik pemerintahan yang santun berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Kata Kunci: Pemikiran Buya Hamka, Islam, Etika Politik, Moralitas Politik

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: ?? BJ ??
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences
Depositing User: perpus perpus perpus
Date Deposited: 01 Mar 2021 02:46
Last Modified: 01 Mar 2021 02:46
URI: http://repository.radenfatah.ac.id/id/eprint/8376

Actions (login required)

View Item View Item